Mahasiswa

  1. STT Jakarta didirikan untuk menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat dan Gereja di bidang teologi, di tengah perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang terus meningkat (Statuta psl. 2 ay.1). Sebab itu STT Jakarta menjadi satu komunitas spiritual yang berakar pada Firman dan merefleksikannya dalam konteks. Dalam penampilannya lembaga ini diharapkan untuk mempersiapkan para pelayan yang:
    • tinggi ilmu, yaitu kemampuan untuk berpikir dan menalar secara dinamik, kreatif dan kritis dalam rangka menumbuh kembangkan persekutuan, kesaksian dan pelayanan gereja.

Kegiatan akademik diselenggarakan lewat perkuliahan tatap muka tutorial dan studi mandiri yang semuanya diatur dalam suatu Sistem Kredit Semester yang berlangsung sekitar 18-20 minggu. Seluruh kegiatan ini berpusat di kampus Jl. Proklamasi 27 Jakarta, kecuali Pembelajaran di Jemaat, Praktek Lapangan dan Collegium Pastorale serta tempat-tempat lainnya disesuaikan dengan kebutuhan studi.

Pemimpin STT Jakarta

Ketua STT Jakarta
Pdt. Joas Adiprasetya, Th.D.
Pembantu Ketua I - Bid. Akademik
Pdt. Yusak Soleiman, Ph.D.
Pembantu Ketua II - Bid. Adm Umum & Keuangan
Riani T. Soerjobroto, S.E., M.Psi., M.Min.
Pembantu Ketua III -Bid. Kemahasiswaan
Simon Rachmadi, M.Hum.
PJS. Pembantu Ketua III-Bid. Kemahasiswaan
Novy A. Sine, M.Th.

Asrama adalah persekutuan (kehidupan bersama) yang berasaskan kekeluargaan di mana terdapat rasa aman dan nyaman (suasana home) bagi para penghuni, di dalamnya setiap penghuni mengembangkan diri dengan tujuan-tujuan antara (terminal-jangka pendek)
secara tertib dan teratur.